Senin, 16 Juni 2014

Belajar Menghitung dengan JAVA Dekstop

Assaalamu'alaikum kerabat,,,, hahahaha dodit banget lah
bukan berarti karena niruin gaya dodit trus isi postingan ane tentang dodit yaa,,,,
ceritanya kemaren ada temen minta bikinin tugas tentang quiz sederhana pake java dekstop tentunya. ya udah ane buatin aja game penjumlahan sederhana pake java dekstop. udah banyak sih di yang bikin aplikasi kaya gini. tapi ini asli buatan ane sendiri gan, ciuuus deh hahaha
capture aplikasinya kaya dini gan:


ada 3 JFrameForm disini. yang peratama form untuk menu utama, kedua untuk game level1, dan ketiga game level2. tampilan level1 dan level2 sama saja, namun yang membedakan tingkat kesulitan pada game tersebut. pada game ini score secara otomatis bertambah sesuai dengan jumlah soal yang terjawab dengan benar.
dipostingan ini saya hanya menbunjukkan sourcecode untuk menampilkan soal, juga penghitungan score otomatisnya, serta pencocokan jawaban. untuk code program lengkapnya bisa didownload di link ini.
Sourcecode soal dan perhitungan score:

void soalLevel1() {
        ulang++;
        if (ulang <= 5) {
            a = (int) (Math.random() * 10);
            b = (int) (Math.random() * 10);
            angka1 = String.valueOf(a);
            angka2 = String.valueOf(b);
            hasil.setFocusable(true);
            satu.setText(angka1);
            satu.setEnabled(false);
            dua.setEnabled(false);
            dua.setText(angka2);
            System.out.println(ulang);
        } else {
            if(Score<5){
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"KALAH!!");
                start p=new start();
                p.setVisible(true);
                dispose();
            }else{
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"LEVEL 2");
                game2 gameDua=new game2();
                gameDua.setVisible(true);
                dispose();
            }
        }

    }

Sourcecode untuk mengecek jawaban:

 void jawab() {
        int c = Integer.parseInt(angka1);
        int d = Integer.parseInt(angka2);
        hasilnya = c + d;
        int w = Integer.parseInt(hasil.getText());
        
        if (w == hasilnya) {
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "Jawaban Benar!!");
            hasil.setText("");
            hasil.setFocusable(true);
            Score++;
            String nilai = String.valueOf(Score);
            scor.setText(nilai);
            soalLevel1();
        } else {
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "Jawaban Salah!!");
            hasil.setText("");
            hasil.setFocusable(true);
            soalLevel1();


        }

    }
Mohon Kritik dan saranya,,,,

Minggu, 25 Mei 2014

Rumah Kita ~ God Bless

Hanya bilik bambu tempat tinggal kita 
 Tanpa hiasan, tanpa lukisan
 Beratap jerami, beralaskan tanah
 Namun semua ini punya kita
 Memang semua ini milik kita, sendiri
Hanya alang alang pagar rumah kita
 Tanya anyelir, tanpa melati
 Hanya bunga bakung tumbuh di halaman
 Namun semua itu punya kita
 Memang semua itu milik kita
Haruskah kita beranjak ke kota
 Yang penuh dengan tanya
Lebih baik di sini, rumah kita sendiri
 Segala nikmat dan anugerah yang kuasa
 Semuanya ada di sini
 Rumah kita
Lebih baik di sini, rumah kita sendiri
 Segala nikmat dan anugerah yang kuasa 
Semuanya ada di sini
 Rumah kita
Lebih baik di sini, rumah kita sendiri
 Segala nikmat dan anugerah yang kuasa 
Semuanya ada di sini
 Rumah kita
 Rumah kita
 Ada di sini

1/4 Perjalanan

Baru kemaren rasanya kebersamaan ini jelas terasa. dimalam puncak ulang tahun keluarga besar kita,, mungkin kalo boleh meminta, jadikan setiap malam yang akan datang seperti malam itu. dimana kebersamaan, kekeluargaan, dan arti dulur sesungguhnya ku temukan.
Entah dari mana datangnya rasa sayang ini pada kalian. Bagiku kalian bukan hanya sekedar teman, atau dulur. kalian keluarga dan sampai kapanpun menjadi keluarga..
"PBV UNIOR" sebuah nama yang sudah tertancap di dalam hati. Kebersamaan bersama kalian, canda tawa yang kalian berikan sudah menjadi kebiasaan dan rutinitas yang mungkin sehari saja tidak kujumpai duniaku terasa hampa.
Sebuah nama yang selalu ku junjung tinggi di depan mereka, bahkan diri ini selalu merasa bangga memilikinya.
Tidakkah kalian juga merasa bangga saudaraku. dengan perjuangan kita bersama, kebiasaan yang kita lakukan bersama, bahkan canda tawa yang selalu menghiasi hari-hari kita. Bukankah itu terlampau indah untuk di sia-siakan begitu saja. atau mungkin hanya perasaanku saja yang berlebihan menanggapi kebahagiaan ini.
Sekarang di 1/4 perjalanan perjuanganku, perlahan semua memudar. . . .mungkin ini salahku, atau salahmu, atau mungkin juga salah mereka yang tidak bisa memahami keinginan sesama.
Tidakkah kau merasa ini begitu menyakitkan saudaraku, , , , ,
Tidakkah kau merasa rindu dengan kebersamaan dan canda tawa yang kita hasilkan, , , ,
Tuhaaaaaan, kembalikan segalanya tentang kebersamaan kita, senyum di keluarga kita, dan rasa sayang kita, , , ,

Kamis, 20 Maret 2014

Tulisan Berjalan Horizontal dan Vertikal berbasis Gui dengan Java (Thread)

hapir sama dengan tulisan sebelumnya. kali ini tulisan berjalan secara horizontal dan vertikal. design formnya kaya gini
source Codenya:
package sister3;

import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;

/**
 *
 * @author jazilah
 */
public class no2 extends javax.swing.JFrame implements Runnable {

    boolean horz = false;
    int x, y;
    boolean kanankiri = true;
    boolean atasbawah = true;
    boolean arah;
public no2() {
        initComponents();
    }
private void berhentiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                        
        horz = true;
    }                                       

    private void lanjutActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
        new Thread(this).start();
        horz = false;
    }                                     

    private void vertikalActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                        

        arah = false;
    }      
 private void horizontalActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                          
arah = true;
    }  
  public static void main(String args[]) {
        /* Set the Nimbus look and feel */
        //<editor-fold defaultstate="collapsed" desc=" Look and feel setting code (optional) ">
        /* If Nimbus (introduced in Java SE 6) is not available, stay with the default look and feel.
         * For details see http://download.oracle.com/javase/tutorial/uiswing/lookandfeel/plaf.html
         */
        try {
            for (javax.swing.UIManager.LookAndFeelInfo info : javax.swing.UIManager.getInstalledLookAndFeels()) {
                if ("Nimbus".equals(info.getName())) {
                    javax.swing.UIManager.setLookAndFeel(info.getClassName());
                    break;
                }
            }
        } catch (ClassNotFoundException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no2.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (InstantiationException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no2.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (IllegalAccessException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no2.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (javax.swing.UnsupportedLookAndFeelException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no2.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        }
        //</editor-fold>

        /* Create and display the form */
        java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
            public void run() {
                new no2().setVisible(true);
            }
        });
    }
    // Variables declaration - do not modify                    
    private javax.swing.JButton berhenti;
    private javax.swing.JButton horizontal;
    private javax.swing.JLabel jLabel2;
    private javax.swing.JPanel jPanel1;
    private javax.swing.JButton lanjut;
    private javax.swing.JButton vertikal;
    // End of variables declaration                  

    public void run() {
        while (horz == false) {
            if (arah == true) {

                if (kanankiri == true) {
                    x++;
                    if (x == 200) {
                        kanankiri = false;
                    }

                } else {
                    x--;
                    if (x == 10) {
                        kanankiri = true;
                    }
                }


            } else {
                if (atasbawah == true) {
                    y++;
                    if (y == 200) {
                        atasbawah = false;
                    }

                } else {
                    y--;
                    if (y == 0) {
                        atasbawah = true;
                    }
                }

            }
            jLabel2.setBounds(x, y, 400, 40);
            System.out.println("" + x);
            try {
                Thread.sleep(30);
            } catch (InterruptedException ex) {
                Logger.getLogger(Tugas1.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
            }



        }

    }
}
source code lengkapnya bisa di download di sini

Tulisan Berjalan Horizontal Berbasis GUI di Java (Thread)

yuuuuhuuu praktikum lagi,,, bisa nulis lagi
langsung aja. soal pertama praktikum SISTER (Sistem Terdistribusi) pertemuan ke 3 ini adalah:
membuat tulisan berjalan secara horizontal dengan berbasis GUI. didalamnya terdapat tombol untuk menghentikan maupun menjalankan tulisan tersebut. screenchot programnya kaya gini:
langkah pertama buat dulu tampilan di JFrame Form kaya diatas. komponen-komponen dari form tersebut kita kasih nama
jLabel2: Jalan Jalan Siang
berhenti: tombol Berhenti
lanjut: tombol Lanjutkan
Kemudian ketikkan sourcecode kaya dibawah ini:

package sister3;

import java.awt.Color;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;

/**
 *
 * @author jazilah
 */
public class no1 extends javax.swing.JFrame implements Runnable{
 boolean horz = false;
    int x, y, h, w;
    boolean kanankiri = true;
   
    public no1() {
        initComponents();
    }
    @SuppressWarnings("unchecked")
 private void berhentiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                        
         horz = true;
    }                                       

    private void lanjutActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
 new Thread(this).start();
        horz = false;
    }
 public static void main(String args[]) {
        /* Set the Nimbus look and feel */
        //<editor-fold defaultstate="collapsed" desc=" Look and feel setting code (optional) ">
        /* If Nimbus (introduced in Java SE 6) is not available, stay with the default look and feel.
         * For details see http://download.oracle.com/javase/tutorial/uiswing/lookandfeel/plaf.html
         */
        try {
            for (javax.swing.UIManager.LookAndFeelInfo info : javax.swing.UIManager.getInstalledLookAndFeels()) {
                if ("Nimbus".equals(info.getName())) {
                    javax.swing.UIManager.setLookAndFeel(info.getClassName());
                    break;
                }
            }
        } catch (ClassNotFoundException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no1.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (InstantiationException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no1.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (IllegalAccessException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no1.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (javax.swing.UnsupportedLookAndFeelException ex) {
            java.util.logging.Logger.getLogger(no1.class.getName()).log(java.util.logging.Level.SEVERE, null, ex);
        }
        //</editor-fold>

        /* Create and display the form */
        java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
            public void run() {
                new no1().setVisible(true);
            }
        });
    }
    // Variables declaration - do not modify                    
    private javax.swing.JButton berhenti;
    private javax.swing.JLabel jLabel2;
    private javax.swing.JPanel jPanel1;
    private javax.swing.JButton lanjut;
    // End of variables declaration                  

       public void run() {
        while (horz == false) {
            if (kanankiri == true) {
                x++;
                if (x == 200) {
                    kanankiri = false;
                }

            } else {
                x--;
                if (x == 0) {
                    kanankiri = true;
                }
            }
           
            jLabel2.setBounds(x, 20, 400, 40);
            System.out.println("x = "+x);
            try {
                Thread.sleep(30);
            } catch (InterruptedException ex) {
                Logger.getLogger(Tugas1.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
            }
        }


    }
}
sourceCode lengkapnya bisa di unduh di sini


Senin, 02 Desember 2013

membuat Hibernate di java

Tulisan kali ini membahas tetang salah satu bab dimatakuliah pemrograman web yaitu tentang hibernate. Sebenarnya bab ini sudah diajarkan di semester lalu di matakuliah pemrograman berorientasi objek, karena saya mengambil dosen yang sama di dua matakuliah ini wal hasil hibernate diajarkan lagi -_-. tapi tidak apa ,, gara-gara dua semester mendapatkan bab yang sama pemahaman dan penggunaan hibernate jadi semakin mantab. hehehe...
Mungkin udah banyak tulisan tulisan yang membahas masalah hibernate dan sejenisnya. Hibernate adalah  sebuah Framework ORM ( Object Relational Mapping ) yang digunakan untuk memetakan tabel dalam database menjadi sebuah objek. Keuntungan menggunakan hibernate disini adalah kita tidak berurusan dengan Query terhadap tabel di database untuk proses CRUD (Create, Read, Update, Delete). Selain itu penggunaan hibernate juga mempermudah pengerjaan program dengan MVC(Model View Controler) yang bakalan kita bahas ditulisan selanjutnya.
Untuk praktiknya disini saya menggunakan editor netbeans 7.3 dan databasenya MySQL. Langsung saja yook:
1. alangkah baiknya baca basmalah dulu sebelum memulai, biar gag ada error dalam pengerjaan... hehehehe
2. buka netbeans, create new project ->java web -> web application
3. Kemudian beri nama project yang kita buat dan simpan di file direktori yang anda inginkan. disini saya memberi nama project dengan cobaHibernate
4. pada langkah selanjutnya kita memilih server yang akan kita gunakan. disini saya menggunakan tomcat sebagai servernya. sebelumnya saya menggunalan glassfish namun dalam pengerjaan program sering terjadi error dan dalam proses compilenya juga sedikit lama dibandingakan dengan glassfish. entah faktor apa yang mempengaruhi saya juga kurang faham. mungkin sobat bisa searching sendiri di internet. pastinya banyak forum-forum yang telah membahas masalah ini
5. next aja dan akan tampil jendela seperti berikut


centang Hibernate 3.2.5  dan STOP!!. jangan dulu klik finish. disini terlebih dahulu kita lakukan koneksi database. Di Database Connection pilih new database connection. karena kita memakai MySQL maka pilih MySQL(Connector/J driver) dan klik next.
6. selanjutnya masukkan nama database yang akan kita gunakan, teskoneksi next dan finish
nama database saya disini siakad dengan 1 tabel yaitu mahasiswa yang mempunya atribut field seperti berikul:
eits hibernate belum selesai. masih ada beberapa langkah lagi. sabar sabar.

7. yang selanjutnya, buat package baru beri nama konfigurasi. pada package tersebut klik kanan -> hibernate ->Hibernate Reverse Engineering Wizard -> next.
8. add tabel yang akan digunakan. karena isi dari database saya hanya 1 tabel yaitu mahasiswa jadi cuma ada 1 table saja yang keluar. klik finish
9. buat 1 package berinama entity. klik kanan -> hibernate -> Hibenate Mapping Files and POJOs from Database -> next
Satu langkah lagi ^_^
10. pada package konfigurasi klik kanan -> hibernate -> HibernateUtil -> next dan finish
this is it Framework hibernate ala kowE Moza.. hahaha udah kayak shef fara qween aja... selamat mencoba buat calon calon programmer dirumah..
Happy coding  (0_0)9 \(^_^)/ and good night








Selasa, 26 November 2013

Analisa UU Republik Indonesia No 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (pasal 27)


Analisa UU Republik Indonesia No 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (pasal 27)
Indonesia merupakan Negara berkembang yang mulai memanfaatkan media informasi dan komunikasi khususnya internet sebagai media komunikasi, transaksi elektronik dan lain sebagainya. Bisa dikatakan hamper setiap kegiatan yang dilakukan manusia tidak terlepas dari media elektronik. Maka dari itu dibuatlah undang-undang No.11 tahun 2008 pada tanggal 25 Maret 2008. Undang-undang ini bertujuan untuk menjawab pemasalahan hokum yang sering dihadapi misalnya dalam hal penyampaian informasi, komunikasi dan transaksi secara elektronik.
Sedikit kita spesifikasikan pembahasan kita tentang salah satu pasal yang terdapat di UU No.11 tahun 2008 yaitu pasal 27 mengenai perbuatan yang dilarang yang berisi:
1.      Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
2.      Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.
3.      Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran namabaik.
4.      Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.
Sebelum kita membahas tentang kasus kasus yang berkaiatan dengan UU No.11 tahun 2008 pasal 27 terlebih dahulu kita coba untuk menganalisis pasal 27 ini. Seperti yang disebutkan diatas bahwa undang-undang ini dibuat untuk menyelesaikan permasalahanpermasalahn hokum yang berhubungan dengan media elektronik. Namun yang jadi pertanyaan disini apakah undang-undang ini sudah diketahui oleh seluruh masyarak Indonesia terutama pengguna media elektronik??. Undang-undang ini juga sedikit berlawanan arah dengan undang-undang yang mengatur tentang kebebasan berpendapat. Masyarakat menjadi tidak bebas berekspresi dan mengeluarkan pendapatnya karena takut melakukan kesalahan . Di dalam pasal 27 ini terdapat 2 unsur yaitu unsur objektif dan unsur sebjektif. Unsur objektif dalam pasal tersebut adalah:
1.      Perbuatan, seperti mendistribusikan, mentranmisikan
2.      Melawan hokum, yaitu yang dimaksud dengan “tanpa hak”.
3.      Objeknya dalah informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memuat penghinaan atau pencemaran nama baik.
Sedangkan untuk unsur subjektif adalah berupa kesalahan, yaitu yang dimaksud dengan “dengan sengaja”.
Salah satu contoh kasus mengenai UU No.11 tahun 2008 pasal 27 adalah kasus video porno Ariel yang terjadi di awal juni, tepatnya 3 juni 2010. Ariel yang sudah di tetapkan sebagai tersangka dan terancap mendapatkan pasal berlapis karena secara sadar mendokumentasikan hubungan intim yang kemudian tersebar dan menjadi tidakan asusila, dengan hukuman minimal 6 tahun penjara. Beberapa fakta yang ditemui dalam kasus ini yaitu:
-          Video porno ini beredar pada tanggal 3 juni dan diunggah pertama kali oleh reza rizaldy yang merupakan sisten music editor ariel
-          Video ini diambil dari laptop pribadi milik ariel
-          Cut tari selaku salah satu orang yang terdapat dalam video tersebut telah mengakui bahwa itu memang dirinya
-          Ariel berpendapat bahwa video tersebut merupakan video pribadi
Dari beberapa fakta yang ditemukan tersebut apakah bisa dikatakan bahwa ariel melakukan tindak pidana yang terdapat dalam pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 ayat 1 UU RI No.11 tahun 2008 ITE?
Meskipun Ariel bukan penyebar video, ia dapat dihukum dengan menggunakan UU pornografi, karena dianggap telah menjadi pelaku penyebaran pornografi, dalam kerangka menjadi sebab utama adanya peristiwa itu, meskipun UU itu menyatakan tidak berlaku surut. Hal yang perlu diperhatikan bahwa terjadinya pornografi adalah bukan pada saat terjadi pezinahan, tetapi pada saat terjadinya penyebaran perzinahan tersebut, yaitu pada bulan Juni 2010.
Kasus Ariel mempunyai akibat sosial yang sangat luas, hal itu bisa dibuktikan dengan pemberitaan media masa mengenai berkembangnya kasus tersebut menjadi perusak Moral remaja dan anak-anak, ribuan keping video telah terjual, kemudian beredarnya video tersbut pada telepon genggam para pelajar. Bagi masyarakat bukti tersebut merupakan hal yang cukup untuk melakukan tindakan hukum, yaitu mengadili pelakunya melalui peradilan yang memperhatikan fakta sosial sebagai sumber hukum, tidak hanya memperhatikan bunyi pasal Undang-undang.
Hal tersebut juga berkaitan dengan pemaknaan dan pemahaman (verstehen) apakah tindakan Ariel merupakan tindakan sosial ataukah tindakan individual. Menurut Max weber pemahaman terhadap tindakan sosial dilakukan dengan meneliti makna subyektif yang diberikan individu terhadap tindakannya, karena manusia bertindak atas dasar makna yang diberikannya pada tindakan tersebut. Dalam kenyataannya, terhadap penyerahan diri Ariel kepada polisi, kemudian pengakuan dan permohonan maaf Cut Tari kepada publik, secara implisit bisa dimaknai bahwa mereka telah melakukan tindakan yang asosial, tindakan merusak tatanan masyarakat. Tindakan ini adalah makna subyektif yang dimaksudkan Max Weber dimana pemaknaan merubah tindakan individu menjadi tindakan sosial. Dengan demikian mau tidak mau hukum harus memperhatikan kasus ini sebagai kasus sosio kultural, yang berhubungan dengan pelanggaran terhadap nilai-nilai sosio kultural masyarakat Indonesia.
Selanjutkan kita melihat kasus ini dari sisipandangan Islam. Dalam Al-qur’an dikatakan bahwa semua orang muslim percaya bahwa berzina adalah dosa besar dan dilarang oleh Allah. Allah berfirman: “dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan (alas an) yang benar dan tidak berzina.” (QS. Al-Furqaan : 68). Dari ayat berikut bisa kita lihat bahwa kasus ariel tersebut tergolong dosa besar. Wajar bila kita sebagai umat islam merasa malu dan marah akan kasus tersebut. ditambah dengan panasnya berita yang dikabarkan oleh infotaiment infotaiment yang semakin membuat berita tersebut tersebar luas serta memancing berbagai pihak mengeluarkan pendapat bahkan cacian terhadap pelaku. Dari sini sangat disayangkan bagi umat islam, di Al-Qur’an di sebutkan dalam surat an Nur 23- 25. Allah Ta'ala juga berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar, pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yag setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allah-lah yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesutatu menurut hakikat yang sebenarnya)," (an-Nuur: 23-25).
Pada prinsipnya, menuduh seseorang berbuat zina itu tetaplah terlarang. Okelah, katakanlah Luna, Cut Tari, atau Ariel bukanlah seorang muslim-muslimah yang taat sekalipun, tidak berarti mereka boleh untuk difitnah-fitnah berbuat zina begitu saja. bisa kita bayangkan sendiri jika kita ikut-ikutan menyebarkan informasi bahwa ketiga artis itu berbuat zina, maka kita bisa terkena ancaman Allah pada surat An Nur di atas. Bukankah Allah memerintahkan agar menutup aib saudara kita seburuk apapun -selama hal itu bukanlah sebuah kekufuran atau kesyirikan- “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang keji itu tersiar dikalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka adzab yang pedih di dunia dan akhirat. Dan Alleh mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.” (An Nur : 19).
Oleh karena itu sebagai warga Negara Indonesia, pengguna media elektronik serta umat Islam yang baik kita dituntut untuk bisa memilah-milah sesuatu yang bermanfaat dan baik untuk dirisendiri orang lain maupun kelompok.